Arizona v. Fulminante
Arizona v. Fulminante
Ringkasan Singkat
Putusan Mahkamah Agung AS tahun 1991 tentang penggunaan pengakuan paksa dalam persidangan.
Arizona v. Fulminante adalah kasus hukum penting di Amerika Serikat yang menghasilkan keputusan Mahkamah Agung pada tahun 1991. Keputusan ini menyatakan bahwa memasukkan pengakuan paksa (coerced confession) sebagai bukti dalam persidangan dapat dianggap sebagai "kesalahan yang tidak berbahaya" (harmless error).
Artinya, vonis bersalah tidak otomatis dibatalkan karena adanya pengakuan paksa, asalkan sisa bukti lainnya dianggap cukup kuat untuk menghukum terdakwa tanpa mengandalkan pengakuan tersebut. Keputusan ini memicu debat besar dalam psikologi hukum mengenai risiko pengakuan palsu dan perlindungan hak-hak proses hukum bagi terdakwa.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Kassin, S. M., & Gudjonsson, G. H. (2004). The Psychology of Confessions.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.